(Bunga, Hati dan Dia)

Posted on January 23, 2009 by cucuk-aryan.
Categories: Persembahan.

Ya…Allah….
terlalu banyak bunga di taman,
semua nya indah,
semuanya harum mewangi,
dan semuanya menggodaku,
namun tak ada satupun bunga yang sempurna,
karna ku tau kesempurnaan hanya milik-Mu.

namun di balik keindahan semua itu
kurasakan kehampaan hidup,
kurasakan kesepian mendalam yang berkepanjangan.

hingga suatu hari,
kulihat sekuntum bunga yang mekar,,
ia tak seindah si tulip belanda,
tak seharum si mawar inggris,
dan tak pula sesempurna-Mu.

namun ia mencuri seluruh pandanganku,
membuat ku penasaran akan keindahannya,
membuatku penasaran akan nikmat tetesan madunya,
tapi aku tau akan banyak pula kumbang
yang perasaannya sama seperti ku.

maka ku coba tuk menghinggapi si bunga itu,
meskipun aku tau, besar sekali resiko yang akan ku hadapi,
namun aku harus dan harus tegar menghadapinya..

dan sesaat setelah aku menghinggapi sang bunga itu,
kurasakan kenyaman yang tak terkira,
kurasakan ketenangan yang tiada tara,
kurasakan kehangatan kuntum nya,
kurasakan nikmat tetesan madu sanga bunga itu,
semua rasa itu bercampur aduk menjadi satu,
hingga aku tak dapat melukiskannya kepada sang pembaca.

sekejap hariku terasa indah,
sekejap hariku terasa bahagia,
sekejap hariku terasa tenang,
tak lagi kurasakan kehampaan hidup,
tak lagi kurasakan kesepian yang pernah kurasakan,
yah…Engkau pasti mengerti apa yang kurasa

apakah hari ini akan tetap ada,
apakah perasaan yang kurasai ini akan tetap dapat kurasakan??

ya…Allah….
dengan sangat kumohon kepada-Mu,
agar tetap menghadirkan dia dalam hari-hariku,
agar tetap menghadirkan dia di sampiangku,
sujud syukur aku lakukan di hadapan-Mu berulang-ulang kali,
ribuan do’a akan ku panjatkan kepada-Mu di tiap kesempatan,
bertetes air mata akan kutumpahkan dalam tiap do’a ku,
hanya mengharap keridhaan-Mu ya Allah,
hanya mengharap Engkau kabulkan do’a hambaMu yang kecil ini.

aku tau,,
Engkau pasti mendatangkan hari akhir,
entah kapan, atau bagaimana,
namun selama jantung ini berdetak,
selama darah ini mengalir,
selama nafas ini berhembus,
aku ingin bersama dia,
menghabiskan sisa nafasku bersama dirinya,
sesuai dengan perintah-Mu ya Allah,
akan ku jaga dia segenap jiwa dan raga,
akan ku lindungi dirinya sekuat tenaga,
akan ku rawat dirinya di kala sakit dengan sepenuh hati,
baik panas maupun dingin,
baik kemarau maupun hujan,
kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun.

ya Allah…
Engkau Maha Tau atas segala-galanya,
Engkau Maha Adil dan bijaksana,
tapi….
apakah hambaMu itu
tau isi hatiku ini ya Allah….
hanya Engkau lah yang tau….

no comments yet.



Leave a comment

Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.

Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>