| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Feb » | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||
Jati Diri
Masa SMU adalah masa yang paling indah, disaat itulah para remaja sedang berusaha untuk mencari jati diri yang sesuai dengan dirinya, mereka masih mengikuti dengan lingkungan yang sedang dihadapinya, kalo ia lagi berteman yang senengnya nyayiin Numb-nya Linkin Park maka ia juga ikutan nyanyiin dan pas ia ketemu ama temen yang senengnya nyanyi dangdut, ia juga ikutan nyanyi “Goyang dombreeet….goyang dombret ser ser 2X”.
Kita semua mesti sadar, kita sekarang udah bukan lagi anak SMU yang masih membawa tempat nasi jika kesekolah, disuapin kalo makan dan dimandiin (oh my God…!! yang terakhir dibacanya pelan2 ya), kita ini MAHASISWA/I guys…!! yang punya visi dan misi kedepan yang siap untuk memimpin bangsa, membawa rakyat menjadi aman, makmur dan sejahtera. Kita harus kritis dan care dengan lingkungan kita, saudara-saudara kita, seperti yang terjadi dengan negara kita seperti dibawah ini.
Indonesia Negara Kaya tetapi Miskin
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan sumber alamnya, mengapa harus menangis karena kemiskinan. Indonesia memiliki hutan hujan tropis sebesar 1,148,400 Km2 (terbesar di Asia-Pasific) dan pesisir yang membentang sepanjang 81,000 Km (14% dari seluruh pesisir dunia dan terpanjang didunia), kekayaan tambang Indonesia sangat besar dan melimpah ruah, bahkan Indonesia adalah salah satu negara penghasil migas yang cukup diperhitungkan dunia. Tetapi mengapa Indonesia harus mengemis-ngemis mencari hutang dan menuruti semua prasyarat pihak asing yang sangat tidak masuk akal.
Pengambilalihan perusahaan yang bermasalah oleh pemerintah seperti yang terjadi terhadap BCA dan bank-bank lain yang bermasalah. Penjualan saham BCA sebesar 51% oleh pemerintah kepada Faralon Capital yaitu sebesar 5,3 trilyun tidak seimbang dengan biaya rekap BCA yang dilakukan pemerintah dengan cara mengeluarkan obligasi rekap (surat hutang) sebesar 60 trilyun dengan menggunakan bunga mengambang (floating rate) sebesar rata-rata 14% (Rp 8,4 trilyun/tahun atau Rp 700 milyar/bulan). Pembayaran bunga harus ditanggung rakyat melalui APBN melalui pembayaran pajak. (Ingat itu baru satu bank!). Bayangkan…, pemerintah hanya mendapatkan dana sebesar 5,3 trilyun, sementara pemerintah harus membayar bunga sebesar 8,4 trilyun setiap tahunnya. Artinya untuk kasus BCA pemerintah mengalami defisit 3,1 trilyun. Siapa yang harus menanggung kerugian ini ? Jelas jawabnya adalah rakyat (kita semuanya !!).
Indosat adalah BUMN yang sangat sehat harus dijual kepada pihak Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (STT) sebesar 624 juta dollar (Rp 4,992 trilyun jika kurs 1 dollar Rp 8000) dengan menjual saham 41,94%, tidak hanya itu, 8% saham Indosat dipegang investor BEJ (Bursa Efek Jakarta), 35% dipegang investor dibursa saham Amerika, sehingga Indonesia hanya memiliki 15,06% saham dari Indosat, padahal Indosat mampu memberikan pemasukan kepada negara sebesar Rp 1,405 Trilyun pada tahun 2001 sebelum terjual, sekarang apa yang didapat Indonesia dengan hanya 15,06% ??? Siapa yang harus menanggung kerugian ini ? Jelas jawabnya adalah rakyat (orang tua kita !!).
Dengan dikeluarkannya UU No 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing dan diteruskan dengan disahkannya UU No 11 tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan, maka sejak itu Indonesia memilih politik hukum pertambangan yang berorientasi pada kekuatan modal besar eksploitatif. PT. Freeport adalah salah satu perusahaan Multinational Corporation (MNC) yang bergerak dalam bidang penambangan tembaga di Papua, letak penambangan di gunung Yet Segel Ongop Segel (Grasberg) dan telah merubah gunung menjadi lubang raksasa sedalam 700 m, PT FI dimiliki oleh perusahaan multinasional berbasis di USA Freeport McMoran Copper dan Gold, sementara PT. New Minahasa Raya antara lain dimiliki oleh Newmount Mining Corporation yang juga berbasis di Amerika. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) merupakan LSM yang paling gencar mengecam praktek PT. Freeport di Papua (Irian Jaya), yang telah beroperasi sejak tahun 1960, yang disebut Walhi telah sangat merusak lingkungan hidup di Papua. Tahun 1995 hingga tahun 2000 saja, PT. Freeport telah memproduksi 420 juta ton sampah industri yang 95%-nya dibuang kelembah Wanagon diwilayah Gasberg, Papua. Mengingat skalanya yang luar biasa itu, tidak heran jika aktivitas PT. Freeport telah mengakibatkan kerusakan lingkungan parah disungai-sungai diwilayah Papua dan terutama didanau Wanagon. Keterlibatan PT. FI dalam menyediakan fasilitas bagi pelaku pelanggaran HAM di Mimika, telah dibuka oleh Uskup Muninghof tahun 1995 yang menghebohkan dunia international pun tidak bisa menggerakkan pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap pelanggaran HAM termasuk PT. FI yang menyediakan saran dan prasarananya.
What We Do Know ??
Bingung ya, jangan bingung donk… Pertama-tama yang harus kita lakukan adalah menenangkan pikiran dan mendinginkan kepala pake es kalo perlu serta menganalisa apa yang sebenarnya terjadi, mengapa semua ini bisa terjadi dan apa akar masalah dari semua ini. Sebagai seorang mahasiswa/i kita harus mempunyai pola berfikir yang arif dan bijaksana, artinya kita tidak bisa hanya menyalahkan sebuah pemerintahan yang tidak jujur dan amanah, melainkan kita harus mengamati secara keseluruhan dan bersikap kritis dan bertanya “Mengapa masalah ini terus berkelanjutan dari satu pemerintahan ke pemerintahan yang lainnya ???Siapakah yang bersalah, apakah orang-orang yang duduk dalam pemerintahan ataukah aturan yang mengaturan kehidupan ini ???”
Pernah nggak kamu mainin Puzzle (Pizza kok buat mainan…), itu loh gambar yang telah dipotong-potong (biasanya tidak beraturan) dan tugas kita adalah memasang kembali potongan-potongan tadi dan menyusun kembali menjadi sebuah gambar seperti sebelumnya, semakin kecil potongannya, semakin sulit kita merangkainya. Dalam mensikapi berbagai peristiwa yang terjadi kita tidak bisa langsung memutuskan ini dan itu tanpa menghubungkan dengan berbagai peristiwa yang terjadi baik lokal maupun global, contoh kasus peledakan bom didepan kantor Kedutaan Australia yang terjadi 9 September 2004 di Jakarta, kita tidak bisa langsung menghakimi bahwa JI (Jamaah Islamiyah) sebagai pelaku peledakkan hanya karena berdasarkan cara ledakan yang sama persis seperti yang terjadi di Hotel JW Marriot dan Legian Bali yaitu sama-sama menggunakan bom mobil, bisa saja ada pelaku lain yang menggunakan cara yang sama. Kita tidak bisa menyimpulkan hanya dengan satu bukti dan terus memukul semuanya secara general (keseluruhan). Bisa jadi pihak asinglah yang secara sengaja membuat keributan di Indonesia demi kepentingan-kepentingan mereka. Contoh diatas sama persis jika kita menganalisa berbagai masalah di Indonesia maupun diberbagai dunia, semakin banyak fakta yang kita peroleh maka semakin jelas gambar yang hendak kita susun.
Untuk menilai fakta-fakta yang terjadi didunia ini, maka kita harus memiliki standar penilaian baik dan buruk secara fakta (realita). Kita semua pasti sadar betul bahwa hidup didunia ini ada kelahiran dan ada kematian, dari fakta ini maka ada 3 pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh kita semua setiap manusia, yaitu :
1. Yang berhubungan dengan kelahiran, dari mana saya datang ?
2. Yang berhubungan dengan kehidupan kita sekarang didunia, untuk apa saya ada ?
3. Yang berhubungan dengan kematian, setelah kehidupan dunia ini saya akan kemana ?
Dari pertanyaan yang mendasar tersebut diatas, ada 3 ideologi yang secara fakta ada didunia yang menjawab pertanyaan tersebut, yaitu pertama, ideologi Sosialisme (beraqidahkan Komunis), ideologi ini pernah diterapkan dinegara Uni Soviet dan mengalami kehancuran pada tahun 1990. Paham ini pernah muncul di Indonesia dengan adanya PKI dengan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G/30S/PKI). Jawaban Ideologi ini atas 3 pertanyaan diatas adalah
1. Meyakini bahwa kehidupan (manusia) ini berasal dari materi dan tidak meyakini adanya Tuhan.
2. Tujuan diciptakannya manusia adalah untuk bebas.
3. Setelah kehidupan ini manusia akan menjadi materi kembali.
Secara umum, sistem ekonomi sosialisme memiliki konsepdasar sebagai berikut. Pertama, secara riil (equality). Kedua, penghapusan kepemilikan individu (Private Property), baik secara keseluruhan maupun sebagian. Ketiga, mengatur produksi dan distribusi secara kolektif. Dari konsep diatas, maka timbul sama rasa sama bahagia, individu tidak diperbolehkan memiliki harta secara individu.
Kedua, ideologi Kapitalisme (berqidahkan Sekuler yaitu pemisahan agama dari kehidupan), ideologi ini sedang berjaya pada masa sekarang ini dan dianut (diterapkan) oleh hampir seluruh negara-negara didunia ini (AS, Inggris, Perancis, Malaysia, Singapore, Jepang, dsb). Jawaban Ideologi ini atas 3 pertanyaan diatas adalah
1. Meyakini bahwa kehidupan (manusia) ini berasal dari Tuhan Sang Pencipta.
2. Tujuannya diciptakan manusia adalah untuk bebas (God is Watch Maker)
3. Setelah kehidupan ini manusia akan kembali ke Tuhan dan masuk surga.
Kapitalisme berasal dari kata Kapital yang artinya pemilik modal, ciri khas dari ideologi ini adalah dalam hal ekonominya. Konsep dasar ekonomi Kapitalisme adalah barang dan jasa terbatas sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas. Maka sangat wajar apabila penanganan kemiskinan dalam kacamata kapitalis adalah dengan cara mempertinggi pertumbuhan ekonomi, sementara untuk mempertinggi pertumbuhan ekonomi pertama-tama tergantung pada tingginya tingkat penanaman modal . Metode ini mengharuskan negara yang menerapkan ideologi ini memberikan “perhatian yang luar biasa” untuk mengenjot produksi nasional dan domestik agar tercapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sehingga tidak heran negara tersebut akan mengundang kalangan investor dalam dan luar negeri agar mereka mau berproduksi dinegaranya, maka kompensasi yang harus diberikan adalah memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi mereka melalui penggadaian aset-aset milik rakyat dan aset berharga lainnya untuk dieksploitasi, seperti di Indonesia dan negara-negara lainnya. Didalam Kapitalis tidak ada pembagian kepemilikan baik itu individu, umum ataupun negara, sehingga semua kekayaan alam yang ada diseluruh dunia bisa dimiliki secara individu.
Ketiga, ideologi Islam (beraqidahkan Islam), ideologi ini pernah lahir sejak tahun 622 M dengan hijrahnya Nabi Muhammad ke Madinah hingga runtuhnya Turki Ustmani 3 Maret 1924 M dan dianut oleh 2/3 daratan dunia ini. Jawaban Ideologi ini atas 3 pertanyaan diatas adalah
1. Meyakini bahwa kehidupan (manusia) ini berasal dari Allah SWT
2. Tujuannya diciptakan manusia adalah untuk tunduk dan patuh terhadap semua yang telah ditetapkan oleh Allah SWT (beribadah).
3. Setelah kehidupan ini manusia akan kembali kepada Allah SWT dan mempertanggung jawabkan semua perbuatan yang dilakukan didunia dan akan diberi balasan, yaitu surga (patuh terhadap perintah-Nya) dan neraka (melanggar perintah-Nya).
Ciri khas dari Islam adalah keterikatan setiap perbuatan hamba terhadap aturan Allah, sehingga semua aturan haruslah bersumber dari-Nya. Begitu pula dalam hal ekonomi, Islam memandang semua kekayaan adalah milik Allah SWT (An Nur : 33) sehingga Islam mengatur masalah kepemilikan, dimana kepemilikan umum (Public Property) seperti bahan tambang yang tidak terbatas, sumber daya alam serta semua hal yang bisa mengakibatkan persengketaan dalam mencarinya dalam suatu komunitas , tidak boleh dijadikan kepemilikan individu (Private Property) maupun kepemilikan negara (State Property). Kepemilikan umum dibagikan langsung kepada masyarakat, bisa dalam bentuk benda yang diperlukan, seperti air, gas, minyak, listrik secara gratis atau dalam bentuk uang hasil penjualan.
Jawaban dari 3 pertanyaan mendasar tersebut diatas akan menimbulkan pandangan hidup (Aqidah) pada manusia, dari pandangan hidup tersebut akan memunculkan gambaran nyata tujuan hidup serta gambaran hidup manusia (Konsep Hidup). Setelah manusia mempunyai Konsep Hidup, maka ia akan mewujudkan tatanan hidup serta metode mewujudkan, mempertahankan dan menyebarluaskannya (Metode Operasional). Terbentuknya sebuah Sistem Kehidupan adalah tatakala manusia mewujudkan Konsep Hidupnya, dan tatkala Aqidah diterapkan dengan adanya Sistem Kehidupan maka terbentuklah Ideologi. Sifat dasar dari tiap-tiap ideologi adalah saling mempengaruhi dan saling menghancurkan.
Masalahnya adalah kita harus benar-benar memikirkan konsep mana yang sesuai dengan fakta dan dapat membawa kepada kebaikan bukan malah sebaliknya seperti yang terjadi pada masa sekarang ini. Hanya ada 3 pilihan konsep hidup yang harus kita pilih, apakah Sosialisme-Komunis, Kapitalis-Sekuler ataukah Islam.
Ini adalah pilihan yang bersifat pasti, tidak boleh adanya kesalahan dalam menentukannya, karena sangat berbahaya dan bisa berakibat kehancuran. Oleh sebab itu seperti gambaran game Puzzle tadi diatas, kita harus sangat-sangat berhati-hati dan jeli serta kritis dalam melihat tiap-tiap potongan Puzzle tersebut, jangan mudah terpancing oleh bisikan seseorang yang tidak tau gambar sebenarnya tentang Puzzle tersebut, ya…!! Anda harus membuktikannya sendiri, bayangkan permainan Puzzle tersebut adalah hidup kita, tatkala kita benar dalam menyusun gambar tersebut maka selamatlah kita, tapi bila kita salah dalam menyusun, maka hancurlah kita.
Dengan berorganisasi kita akan sering berjumpa dengan berbagai fakta yang dapat membantu dalam menentukan konsep hidup kita, dengan kita bisa mengasah daya kritis, kejelian, kepekaan sosial, membaca serta menganalisa kondisi yang ada. Disamping itu, diorganisasi akan banyak sekali pengalaman-pengalaman yag tidak bisa didapat dibangku kuliah, eh siapa tau kita bisa dekat dengan dosen, kan bisa mempengaruhi nilai lho dan siapa tau juga kita jadi kenal dengan orang yang tajir (banyak duit), kan bisa buat utangan kalo kiriman ortu terlambat (Ooo…). Sampai jumpa pada Cakrawala ilmu yang ke 2 dengan tema Motivasi Diri yang akan membahas cara pembuktian konsep hidup secara logika.
Bagan Penjelasan Jati Diri
Sosialisme (Komunis) dianut oleh Uni Soviet dan hancur pada tahun 1990
1. Manusia berasal dari materi dan tidak mengakui adanya Tuhan.
2. Hidup untuk bebas
3. Mati kembali menjadi materi
Kapitalisme (Sekuler/pemisahan agama dari kehidupan), sekarang dianut oleh hampir seluruh negara
1. Manusia berasal dari Tuhan Sang Pencipta.
2. Hidup untuk bebas, tidak ada pengaturan Tuhan terhadap manusia (God is watch maker)
3. Mati kembali kepada Tuhan dan masuk surga
Islam (Islam), sekarang tidak ada negara satupun yang menganutnya. Lahir tahun 622 M dan hancur tahun 1924 ditandai dengan hancurnya Turki Ustmani 3 Maret 1924, menguasai 2/3 bumi.
1. Manusia berasal dari Allah SWT
2. Hidup untuk beribadah dan tunduk serta patuh terhadap segala perintah-Nya.
3. Kembali kepada Allah dan mempertanggung jawabkan semua amal perbuatan (surga/neraka).
no comments yet.
Perempuan yang Masih Ingin Berani Memulai Mimpi »« Bekerja dengan Cinta
Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.
Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>